Tampilkan postingan dengan label cantik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cantik. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 November 2011

10 Cara Agar Wajah Tetap Cantik

http://skin-on.com/wp-content/uploads/image/shutterstock_14290147-ed2.jpg
Kebanyakan produk kecantikan yang bermanfaat untuk melembabkan dan menyehatkan kulit terbuat dari bahan-bahan yang terdapat di alam. Oleh karena itu, mengapa tidak langsung mengambil dari sumbernya saja jika ingin mendapatkan kulit sehat seperti yang diinginkan?

Berikut ini 10 cara mudah mendapatkan kulit wajah yang sehat dengan bahan alami

1. Tepuk wajah kain yang dibasahi dengan air hangat untuk membuka pori-pori. Kemudian oleskan madu pada wajah dan diamkan selama 15 hingga 30 menit. Bilas dengan air hangat, kemudian tepuk-tepuk wajah dengan kain yang dibasahi air dingin

2. Buatlah masker dengan kuning telur mentah. Aplikasikan kuning telur pada wajah dan leher, diamkan selama 30 menit, bilas dengan air dingin.

3. Anda juga bisa membuat masker dengan putih telur. Aplikasikan putih telur pada wajah dan diamkan hingga putih telur mengering di wajah, baru kemudian Anda hangatkan.

4. Untuk cara yang lebih mudah, Anda bisa menggunakan anggur. Cukup potong sebuah anggur menjadi dua, kemudian gosokkan dagingnya pada wajah. Setelah merata, bilas dengan air dingin.

5. Tumbuk pisang yang sudah terlalu matang hingga haslus, kemudian oleskan keseluruh wajah. Diamkan selama 15 hingga 30 menit, kemudian bilas dengan air hangat.

6. Yogurt tanpa rasa juga bisa digunakan untuk menyegarkan dan melembabkan wajah. Oleskan yogurt pada wajah dan diamkan selama 15 hingga 20 menit sebelum dibilas dengan air dingin.

7. Jika Anda memiliki bibir yang pecah-pecah, oleskan minyak zaitun sebelum tidur. Biarkan semalaman dan dapatkan bibir lebih lembab dikeesokan harinya.

8. Hancurkan alpukat lalu oleskan pada wajah. Biarkan selama 10 menit, kemudian bilas dengan air dingin. Alpukat baik untuk kesehatan dan keremajaan kulit.

9. Siapkan susu pada sebuah wadah, kemudian sedikit celupkan cotton bud atau kapas dan terapkan pada wajah. Biarkan hingga Anda merasa kulit wajah jadi lebih kencang dan bersihkan dengan air hangat. Rasakan kulit wajah menjadi lebih lembut.

10. Gunakan baking soda untuk mengangkat kulit mati dengan mencampurkannya dengan cleanser harian Anda.
Sumber : http://www.dunia-unik.info/2010/11/10-cara-agar-wajah-tetap-cantik.html

Atasi Selulit: Dari Krim Hingga Gel

Krim  Krim antiselulit yang beredar di pasaran tak terhitung jumlahnya. Hampir semua menawarkan khasiat yang sama: mengurangi, bahkan menghilangkan selulit secara instan! Benarkah krim bekerja? Beberapa ahli berpendapat, selulit tidak mungkin diatasi hanya dengan pengobatan topikal (dioleskan pada permukaan kulit). Namun, banyak juga ahli yang menganjurkan pasiennya untuk mengurangi selulit dengan bantuan krim karena memang pada sebagian orang, krim dapat bekerja secara optimal dalam mengurangi selulit. Ingin coba? Pilih krim yang mengandung kafein atau theophylline. Beberapa penelitian menunjukan bahwa kedua kandungan ini dapat meresap ke dalam kulit dan melarutkan sel-sel lemak. Gunakan krim sesuai dengan petunjuk pemakaian. Penggunaan yang berlebihan sama sekali tidak dianjurkan. 

Scrub khusus

Scrub khusus untuk selulit yang terbuat dari bahan-bahan alami dapat membantu mengurangi perkembangan selulit. Gosokkan scrub pada daerah yang berselulit, diiringi pijatan ringan. Pijatan dapat menstimulasi kerja sistem limpatik di bawah kulit. Scrub dengan butiran halus juga dapat membuka pori-pori kulit, membantu tubuh mengeluarkan toksin.

Serum herba

Serum herba yang mengandung antara lain salisylic acid dan mentol dapat memberi efek biokimia pada kulit, sehingga dapat mengurangi selulit, mengencangkan kulit, sekaligus berefek detoksifikasi. Kandungan asiaca dan guarana merupakan kafein yang sangat kuat, yang bila dioleskan pada kulit dapat menstimulasi serta meningkatkan proses detoksifikasi dan penghancuran lemak.

Contouring gel

Gel yang bersifat mengencangkan serta menghaluskan kulit sebaiknya diaplikasikan berbarengan dengan terapi pemijatan. Pilih gel dengan kandungan herba, misalnya kandungan clementis yang membantu terjadinya metabolisme pada sel lemak, ivy yang  dapat mengurangi terjadinya water retention, horsetail yang akan memproduksi elastin dan kolagen, serta comfrey yang dapat meningkatkan regenerasi sel kulit sekaligus menguatkan jaringan pengikat pada kulit. Jangan berharap selulit akan tersamarkan dalam 1 minggu, karena perawatan ini memerlukan proses yang terus-menerus. Gunakan gel secara teratur selama 3-4 minggu. Untuk hasil terbaik, gunakan secara rutin dalam kurun waktu 4 bulan. (f)

Jumat, 25 November 2011

Mengenal Scrub Lebih Dekat

Bila dulu scrubbing hanya dilakukan sekali sekali saja, kini zaman sudah berubah. Melakukan scrubbing bisa kapan saja, dilakukan di rumah dengan produk yang kini banyak sekali pilihannya. Selain bertujuan untuk membantu meluruhkan sel mati penyebab kulit terlihat kering dan kusam, juga mempercepat proses regenerasi sel kulit. Sebelum berbelanja scrub, bekali dulu pengetahuan yang tepat. Simak penjabaran Ketua Sertifikasi LSP Spa Nasional, Wiwit Azmi Lestari, AMF, SE, Dipl. CIDESCO, dan juga kosmetologis serta dermatologis Juliana Yu, MD.H, IPTI, ITAC, BABTAC, CIBTAC, CIDESCO Diploma international, dalam menjawab beberapa fakta seputar scrub yang selama ini sering terlewatkan.

1. Seberapa pentingkah scrub untuk kulit? Bila tidak dilakukan scrubbing, bisakah kulit tetap terjaga kebersihannya?

Fungsi utama dari scrubbing adalah mengangkat sel kulit mati, mengangkat kotoran yang menyumbat pori kulit, sekaligus  membukanya, agar kulit bisa bernapas dan menyerap nutrisi dari produk kecantikan, seperti lotion, pelembap, body butter, atau lainnya. Selain itu, efek jangka panjangnya adalah membuat kulit senantiasa halus.

Sebenarnya, secara alami kulit beregenerasi selama 14 sampai 21 hari. Namun, seiring dengan bertambahnya usia, ditambah gaya hidup yang tak bersahabat bagi kulit sehat, seperti: terus-menerus berada di ruangan ber-AC, mengonsumsi alkohol, merokok, dan sering lembur atau begadang, membuat regenerasi sel kulit tidak optimal. Bila ini terus dibiarkan, kulit akan terlihat kusam karena penumpukan sel kulit mati. Nah, di sinilah kulit membutuhkan ‘bantuan’ lewat scrub.

2. Bagaimana memilih scrub sesuai jenis kulit?
Pada dasarnya, scrub bisa diaplikasikan untuk semua jenis kulit. Tapi, setelah itu, sebaiknya dioles lotion sesuai jenis kulit. Boleh juga memilih jenis scrub untuk kulit yang punya kebutuhan khusus, seperti  pepaya untuk melembapkan, teh hijau untuk  menyegarkan kulit lelah, atau wortel untuk membuat kulit segar. Saat melakukan scrubbing, pastikan tidak ada luka yang terbuka  atau terdapat luka baru, tidak ada luka bakar, dan tidak terdapat penyakit kulit, seperti eksem, rosacea, dan lainnya.

3. Apa perbedaan scrub dengan lulur?
Pada dasarnya, scrub dibedakan menjadi dua jenis, yaitu granule atau butiran dan tanpa granule atau tanpa butiran. Lulur adalah istilah bahasa Indonesia yang mengacu pada scrub.  Biasanya  terbuat dari beras yang dicampur bahan alami dan rempah-rempah lainnya, seperti bengkuang, melati, teh hijau, atau kopi. Selain itu, bisa disimpulkan bahwa lulur termasuk ke dalam kategori scrub berjenis granule.

4. Idealnya, berapa kali scrubbing  itu harus dilakukan?
Perawatan dengan scrub sebaiknya dilakukan 2 minggu sekali, sesuai dengan pergantian kulit yang berlangsung setiap 14 sampai 21 hari sekali dan juga sesuai kondisi kulit.

5. Mengapa scrub wajah tidak bisa dipakai untuk tubuh, dan sebaliknya?
Seperti yang bisa dirasakan sendiri, tekstur kulit wajah lebih tipis, lembut, serta lebih sensitif dibandingkan kulit  punggung yang tebal dan kasar. Sehingga, tak heran bila kulit wajah lebih sensitif terhadap gangguan dari luar, seperti radikal bebas, debu, kotoran, dan juga kandungan zat aktif yang ada di dalam sebuah produk kecantikan. Oleh sebab itu, tidak disarankan menggunakan produk scrub yang sama untuk kedua area tubuh tersebut.

6. Bisakah scrub membuat kulit lebih kencang dan awet muda?
Scrub tidak mempunyai fungsi untuk menjadikan kulit kencang dan awet muda, pengencangan pada kulit sebenarnya diberikan oleh masker, dan nutrisi pun  sebenarnya berasal dari masker. Sehingga, perawatan dengan scrub tidak boleh luput dari perawatan masker. Fungsi scrub secara mendasar hanya untuk pembersihan dan pengelupasan.

Ivana Sitanggang

Ciri Scrub yang Baik

Ciri-ciri produk scrub yang baik dan bagus:

1. Menggunakan bahan alami dan tidak menimbulkan reaksi alergi, seperti kemerahan, gatal, dan panas pada kulit.

2. Tidak memberikan sensasi panas, seperti kulit terasa terbakar, dan tidak menyebabkan iritasi.

3. Tidak mengandung bahan kimia aktif yang berbahaya, seperti pewarna dan pengawet.

4. Tidak meninggalkan kesan kering pada kulit, dan tidak memberikan perubahan warna yang mencolok. (f)

Aturan Menggunakan Scrub

Aturan Menggunakan Scrub
Selain bertujuan untuk membantu meluruhkan sel mati penyebab kulit terlihat kering dan kusam, scrub juga mempercepat proses regenerasi sel kulit. Namun, kadang terdengar kabar bahwa kulit yang berjerawat, kering, dan bersisik tidak boleh di-scrub. Benarkah? Berikut penjelasan dari Ketua Sertifikasi LSP Spa Nasional, Wiwit Azmi Lestari, AMF, SE, Dipl. CIDESCO, dan juga kosmetologis serta dermatologis Juliana Yu, MD.H, IPTI, ITAC, BABTAC, CIBTAC, CIDESCO Diploma international.

Apakah kulit yang berjerawat boleh di-scrub?
Tidak boleh. Proses scrubbing dilakukan dengan gerakan menggosok yang bertujuan untuk memperlancar peredaran darah. Gerakan ini menyebabkan melebarnya pembuluh darah untuk sementara waktu. Peredaran darah akan lebih lancar. Namun, bila terdapat  infeksi di kulit seperti jerawat, areanya akan melebar juga. Dan, kandungan scrub --yang berkhasiat nengangkat sel kulit mati-- bisa memperburuk kulit berjerawat sehingga muncul peradangan di sekitarnya.

Bagaimana dengan kulit kering dan bersisik? Apakah tidak membuat kulit menjadi kering?
Tidak menjadi masalah. Salah satu penyebab kulit kering adalah timbunan kulit mati yang terdapat pada lapisan kulit bagian luar yang kurang perawatan, sehingga menimbulkan sisik dan terlihat kusam. Jadi, memang harus dilakukan pengangkatan agar tidak menumpuk. Perawatan dengan scrub tidak menjadikan kulit kering. Dengan syarat, sesudahnya, oleskan lotion yang bersifat menenangkan (soothing lotion). Bila kulit sangat kering, lakukan scrubbing maksimal 2 kali dalam sebulan saja hal ini akan memberi efek glowing pada kulit,  pilih jenis scrub yang berjenis enzyme scrub (biasanya mengandung enzim buah nanas, pepaya, atau stroberi) karena kadar pelembapnya tinggi.

Ivana Sitanggang