Tampilkan postingan dengan label Beauty Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Beauty Tips. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Desember 2011

Trik Hapus Make Up yang Berat

detail berita
Venna Melinda (Foto: Kapanlagi)
SASAKAN rambut yang keras dengan hairspray dan riasan wajah yang tebal membuat para wanita sering kali dihantui “pekerjaan rumah” seusai pesta. Lalu, bagaimana solusinya?
Venna Melinda dalam bukunya berjudul “Venna Melinda Guide to Good Living” memberikan trik yang manjur dan mudah agar kondisi kulit dan rambut kembali seperti semula.

1. Rambut bekas sasakan yang masih keras dengan hairspray jangan langsung disisir. Taburkan bedak bayi secara merata, agar zat-zat dalam hairspray terserap, kemudian sisir rambut dengan sisir bergigi jarang. Bedak bayi membuat rambut licin dan mudah diurai. Bilas dengan air dingin. Usapkan kondisioner agar rambut semakin licin. Bilas lagi, kemudian keramaslah seperti biasa.

2. Make up tebal memang susah dibersihkan. Jangan panik. Ambil segera baby oil. Oleskan di wajah, lakukan pembersihan dengan gerakan memijat. Riasan akan larut dalam baby oil. Jika kotoran sudah tampak terlepas, bersihkan wajah dengan handuk yang telah dibasahi air panas. Wajah pun tampak bersih. Lanjutkan dengan pembersihan normal yang bisa Anda lakukan.
(tty)

Sabtu, 26 November 2011

Semakin Cantik di Usia 40

Pada usia 40, tanda-tanda penuaan makin jelas terlihat. Kulit mulai mengendur, kusam, pori-pori membesar, kering, serta timbul noda-noda kecokelatan (vlek). Perubahan hormon yang makin banyak membuat kulit menjadi lebih rentan. Oleh karena itu, sebaiknya semaksimal mungkin hindari kulit terpapar langsung sinar UV dan polusi.

Memasuki usia ini, Anda harus melakukan perawatan yang jauh lebih intensif. Tidak cukup hanya dengan kosmetik yang dijual bebas di pasaran. Karena, produk-produk tersebut hanya mampu mengoreksi kelainan kulit yang ringan. Sementara, kulit pada usia ini memerlukan cukup banyak koreksi untuk mengatasi masalah yang membandel. Kandungan bahan aktif yang lebih kuat dengan konsentrasi tinggi dari resep dokterlah yang mampu mengatasi problem tersebut. Pada beberapa kasus kelainan kulit yang cukup parah, dokter dapat melakukan perawatan dengan chemical peeling, mikrodermabrasi, ataupun laser.   

Pelembap dan antioksidan sudah menjadi perlengkapan wajib pada usia 40 ini. Gunakan setiap Anda usai membasuh muka di pagi, siang, atau sore hari. Di malam hari, oleskan krim malam yang mengandung AHA (alpha hydroxy acid). Untuk mengurangi kekasaran atau kerutan sekaligus mencerahkan kulit, gunakan produk yang mengandung retinoid atau hidroquinon.

Perbanyak porsi sayuran, buah-buahan, dan air putih daripada sebelumnya, karena, kemampuan regenerasi kulit yang makin berkurang harus dibantu dengan makanan berserat dan bervitamin tinggi. Selain itu, konsumsi juga suplemen dengan teratur. Jika perlu, mintalah suplemen berdasarkan resep dokter agar penggunaannya terawasi dengan baik.

Untuk riasan, gunakan concealer sebagai penutup kerut dan vlek pada wajah. Oleskan tipis-tipis. Pilihlah alas bedak berjenis hydrating foundation untuk dasar riasan sekaligus berfungsi sebagai pelembap tambahan bagi wajah. Demikian juga dengan bedak, gunakan yang mengandung hydrating factor.  Warna riasan sebaiknya kembali ke warna-warna pastel yang lembut untuk memberikan kesan lebih muda dan segar pada penampilan. Jangan lupa untuk menambahkan shading pada area pipi yang mulai turun.

Masalah kerontokan rambut dapat diatasi dengan perawatan intensif. Gunakan selalu hairtonic penumbuh rambut dan hairspa secara teratur. Selain itu, oleskan juga serum khusus untuk menyuburkan akar rambut. Sebisa mungkin hindari penggunaan krim pewarna rambut. Bahan kimia yang terdapat di dalamnya justru akan mempercepat proses kerontokan. Jika ingin mengatasi uban, gunakan pewarna rambut berbahan natural dan oleskan secukupnya pada rambut yang memutih saja. (f)

Pertanyaan Penting Soal Jerawat

T: Apakah komedo akan berkembang menjadi jerawat?
J: Komedo adalah bagian dari jerawat yang disebabkan oleh penumpukan sel  kulit mati dan kelenjar minyak yang berlebih. Kalau kita bercermin, biasanya kita tidak tahan untuk membersihkannya sendiri, ini yang justru membuat peradangan. Untuk menghindari infeksi, pemencetan jerawat dan sebum sebaiknya dilakukan dengan alat yang steril, dan oleh dokter atau terapis di klinik kecantikan.

T: Mengapa jerawat sering muncul sebelum menstruasi?
J: Sebelum menstruasi, biasanya produksi hormon testosteron sangat tinggi dan mencapai jumlah maksimum sesaat sebelum haid. Hal ini memicu produksi minyak berlebih pada kulit yang menimbulkan jerawat.

T: Bagaimana menghilangkan noda hitam atau lubang bekas jerawat?
J: Noda hitam akan menghilang dengan sendirinya, hanya saja memang membutuhkan waktu yang cukup lama. Tetapi scar hanya dapat diatasi dengan perwatan khusus yang lebih intensif karena pad ajaringan kulit sudah terjadi kerusakan. Biasanya dokter akan memberikan perawatan yang mekerja untuk mengaktifkan kembali produksi kolagen.

T: Bagaimana halnya dengan jerawat yang tumbuh di punggung?
J: Tumbuhnya jerawat di punggung disebabkan oleh suhu, kelembapan dan kebersihan kulit, dan produk perawatan kulit (sabun atau lotion) tertentu, yang tidak cocok dengan kondisi kulit.

T: Apakah kita dapat menggunakan obat jerawat yang ada di pasaran?
J: Untuk jerawat yang ringan, produk yang mengandung sulfur dan benzoil peroksida sudah cukup untuk mengatasinya.

Wuri Handayani

Rahasia Cantik Usia 20an

Puncak perkembangan kulit terjadi saat Anda berusia 20-an. Pada masa ini, semua komponen kulit seperti epiderma, kolagen, elastin, dan pembuluh darah berkembang maksimal. Sehingga, tekstur kulit akan terlihat sangat halus, kenyal, dan pori-pori hampir tidak terlihat, serta kulit berwarna kemerahan segar.

Masalah utama yang menghantui pada masa ini biasanya hanya seputar  kulit berminyak dan jerawat yang disebabkan oleh faktor hormonal atau perawatan yang kurang tepat. Selain kedua hal itu, hampir tidak ada problem lain yang patut dicemaskan.

Untuk itu, cukup lakukan perawatan ringan dan teratur setiap hari. Rajin membersihkan wajah dengan pembersih yang tidak mengandung alkohol adalah keharusan. Di samping itu, penggunaan tabir surya juga sudah dapat diterapkan pada usia ini, terutama jika Anda termasuk wanita aktif yang sering berada di luar ruangan dalam waktu lama. Pilihlah yang berkekuatan SPF tinggi dan oleskan 20 menit sebelum keluar ruangan.

Masukkan juga buah-buahan, sayur-mayur, dan air putih dalam menu makan Anda. Kandungan serat serta vitamin dalam buah dan sayur membantu proses regenerasi kulit secara alami. Air putih mampu mempercepat pengeluaran racun dan lemak tak berguna dalam tubuh yang menjadi penyebab jerawat.

Melakukan facial secara berkala merupakan perawatan tambahan yang dapat dilakukan sebagai tindakan pencegahan penuaan dini. Jika kulit Anda tidak terlalu bermasalah dengan jerawat, ritual rutin ini cukup dilakukan sebulan sekali. Untuk kulit yang bermasalah, lakukan facial dua minggu sekali.
Pemilihan kosmetik dapat lebih bervariasi pada usia ini. Berbagai warna riasan dapat dicoba. Hanya, tetap perhatikan kualitas produk serta kesesuaian dengan kulit. Oleh karena itu, jangan segan-segan melakukan tes pada kulit tangan terlebih dahulu untuk setiap produk yang Anda beli. 

Jika tidak diperlukan, hindari penggunaan dasar bedak dan concealer terlalu sering. Jika memang diperlukan, gunakan yang berbahan dasar air (water based). Tak hanya menyebabkan pori-pori tersumbat, penggunaan dasar bedak malah membuat Anda terlihat kurang alami dan tua. Sebagai alternatif, cukup oleskan pelembap ringan dan bedak tabur (translucent powder). Pilihlah warna-warna terang atau pastel untuk riasan, agar wajah terlihat lebih segar dan bersih. (f)

6 Fakta Selulit

1. Selulit bukan penyakit
Banyak orang mengira selulit adalah suatu penyakit yang harus disembuhkan. Padahal, selulit (kata ini dipopulerkan oleh seorang pemilik spa di Amerika Serikat, 30 tahun yang lalu) tak lain adalah lemak yang terperangkap di bawah lapisan kulit.  Sebagian lemak yang gagal dibuang oleh tubuh ini akan menggumpal dan menimbulkan kesan tidak rata atau bergelombang pada permukaan kulit.
   
2. Lebih suka wanita
Distribusi lemak di dalam tubuh wanita berbeda dibanding pria. Kekhasan inilah yang menyebabkan tubuh wanita lebih berbentuk ketimbang pria, dan di satu sisi, selulit pun lebih betah di tubuh wanita. Meski begitu, bukan tak mungkin pria memelihara selulit dalam tubuhnya. Pada pria, selulit biasanya terjadi di daerah perut dan leher bagian belakang. Hanya, pria memiliki kulit yang lebih tebal ketimbang wanita, sehingga mampu menutupi dengan baik tumpukan lemak yang berada di bawah jaringan kulitnya.
  
3. Sarang selulit
Jaringan lemak menyebar di seluruh tubuh, membungkus otot dan melindungi organ. Selulit menempati area tertentu yang cukup spesifik, seperti  lengan atas bagian dalam dan belakang, paha dalam atas dan belakang, punggung atas (di bawah bahu), punggung bawah, dan bokong.
  
4. Selulit & hormon
Munculnya selulit juga terkait dengan masalah hormonal. Pada wanita, selulit mulai muncul pada saat pubertas dan sering kali bertambah jumlahnya ketika hamil. Kadar estrogen yang meningkat sesaat sebelum haid juga dapat memengaruhi munculnya selulit.
  
5. Langsing tak jamin bebas selulit
Tidak semua orang yang memiliki selulit adalah yang kelebihan berat badan, meski mereka yang memiliki berat badan berlebih hampir selalu berselulit. Menurunkan berat badan memang dapat mengurangi jumlah tumpukan lemak di dalam tubuh. Tapi, sama sekali tidak benar kalau Anda masih menyangka bahwa selulit tidak akan mampir pada wanita bertubuh langsing atau mungil. 

6. Bukan Turunan
Selulit bukan termasuk dalam kategori penyakit menurun. Yang diturunkan adalah kebiasaan makan yang kurang sehat dari orang tua ke anaknya, dan seterusnya. Kebiasaan makan dan gaya hidup yang tidak sehat inilah yang akan memicu terjadinya selulit. (f)