Tampilkan postingan dengan label Diet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Diet. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 November 2011

Vitamin & Mineral Penting

Sebenarnya, ada puluhan jenis vitamin dan mineral yang memiliki manfaat dan fungsi berbeda-beda. Meski jumlah yang dibutuhkan tubuh relatif sedikit, sebaiknya tubuh mendapatkan asupan lengkap vitamin dan mineral tersebut. Tapi, hanya beberapa di antaranya yang paling banyak dibutuhkan tubuh, yaitu:

Vitamin
  • Vitamin A: Berfungsi menjaga kesehatan mata, kulit, rambut, serta membantu melawan infeksi.  
  • Vitamin C: Berfungsi memproduksi kolagen, menjaga imunitas tubuh dan membantu penyerapan zat besi dalam darah.   
  • Vitamin E: Berfungsi sebagai antioksidan, membantu menyembuhkan luka, serta menjaga kesehatan saraf dan sel darah merah. 
Mineral
  • Kalsium (Ca): Berfungsi menjaga kesehatan tulang dan gigi, menjaga fungsi saraf dan otot, membantu pembekuan darah, serta menjaga tekanan darah.  
  • Zat besi (Fe): Berfungsi membawa oksigen dalam darah, meningkatkan kekebalan tubuh, membantu pembentukan energi, dan menjaga kondisi mental. (f)

Makan Tepat, Badan Sehat

1. Pilih ikan
Daripada mengandalkan protein dari daging merah, lebih baik pilih daging ayam atau ikan karena kandungan lemaknya lebih rendah. Orang yang teratur makan ikan bisa menurunkan kadar hormon leptin dalam tubuhnya. Tingginya hormon ini membuat metabolisme tubuh menjadi lambat, sehingga bisa menimbulkan obesitas. Salmon, tuna, mackerel adalah ikan yang disarankan dikonsumsi minimal seminggu sekali.

2. Nasi? Silakan!  
Karbohidrat tetap Anda perlukan dalam menu. “Makanan yang mengandung karbohidrat lebih sulit dipecah menjadi energi sehingga akan mengenyangkan perut lebih lama. Jadi, total kalori yang masuk pun bisa dikurangi.  Selain itu, karbohidrat kompleks bersifat slow release, sehingga dalam metabolismenya tidak membutuhkan hormon insulin terlalu banyak. Hormon insulin yang tinggi akan memperlambat metabolisme,” jelas dr. Endang. Asupan karbohidrat dari roti terigu, kentang, atau nasi yang disarankan adalah 200 – 300 gram per hari.

3. Pakai strategi saat makan
Minum segelas air putih sebelum makan. Santap dulu sayuran sebelum nasi dan lauk. Cara ini akan membuat perut cepat kenyang, sehingga Anda pun tidak tergoda menambah porsi makanan. Lebih baik membagi porsi makanan Anda dalam lima porsi kecil-kecil, masing-masing mengandung 200 – 300 kalori,” saran dr. Endang.

4. Isi perut tiap 4 jam
Siapa bilang Anda tak boleh ngemil? Metabolisme tubuh perlu dijaga agar tetap konstan. Perut yang dibiarkan ‘keroncongan’ lebih dari 4 jam, akan menurunkan metabolisme tubuh. Jika Anda sarapan pukul 7 pagi, Anda boleh ngemil makanan ringan pukul 10. Makan siang pukul 12, isi lagi dengan makanan ringan pukul 3 sore, dan santaplah makan malam pukul 7 malam. Pilihlah buah yang berserat tinggi sebagai makanan selingan.

5. Jangan sering menimbang
    Anda cukup menimbang badan seminggu sekali. Menimbang setiap hari malah akan membuat Anda panik atau putus asa akibat berat badan bertambah 0,5 kg hanya gara-gara minum segelas air. Padahal, ini adalah hal yang normal. Kondisi putus asa akan memancing Anda untuk menyerah di tengah program.

6. Bentuklah otot
Makin banyak otot,  makin sedikit komposisi lemak dalam tubuh, karena otot ikut membantu membakar lemak. Latihan beban 3 kali seminggu disarankan dr. Sadoso untuk membantu program penurunan berat badan. Latihan ini cukup untuk membentuk otot.  Mulailah dengan beban yang ringan, misalnya dumbbell  seberat 1 kg. Sebaiknya hari latihan tidak berturut-turut, melainkan selang-seling dengan hari latihan olahraga lain (misal: joging, bersepeda).

7. Manfaatkan masa subur
    Sebuah penelitian di University of Adelaide, Australia, melansir, wanita membakar lemak tubuhnya 30% lebih banyak ketika masa ovulasi (jika siklus haid Anda 28 hari, dihitung mulai  hari ke-13,  atau hari ke-14 setelah hari pertama haid) sampai dua hari sebelum haid. Di masa itu peluang Anda untuk menurunkan berat badan lebih besar ketimbang masa lainnya. Manfaatkan masa itu dengan berolahraga agar proses pembakaran lemak lebih maksimal.

8. Puasa minum soda
Satu gelas soft drink mengandung 150-250 kalori. Selain hanya menambah kalori, minuman bersoda juga tak membuat perut kenyang. Orang yang mengonsumsi minuman manis masih tergoda menyantap makanan lain untuk mengenyangkan perut. Sementara, orang yang mengonsumsi makanan manis tidak lagi tertarik mengunyah karena merasa sudah kenyang.

9. Ganti es teh manis dengan teh hijau
Jika haus, ketimbang minum teh manis dingin dalam kemasan, lebih baik Anda menyeruput teh hijau. Satu gelas teh manis dengan 5 sendok teh gula pasir mengandung 200 kalori, sementara teh hijau tawar tak berkalori.  Selain itu, menurut The American Journal of Clinical Nutrition 1999, katekin dalam teh hijau mampu meningkatkan metabolisme tubuh sebanyak 4%, jika ekstrak teh hijau diminum 3 kali sehari.

10. Pilih buah segar ketimbang jus
Buah-buahan yang dibuat jus akan kehilangan serat yang dibutuhkan tubuh. Selain itu, jumlah kalori dalam jus buah juga lebih tinggi daripada buah segarnya karena biasanya ditambahkan gula. Segelas jus anggur mengandung 154 kalori, segelas jus apel mengandung 117 kalori, sementara semangkuk buah anggur mengandung 61 kalori, dan sebuah apel mengandung 82 kalori. (f)

Caesar Salad Berenergi

Capek, lesu, mengantuk di tengah hari kerja, tentulah tak menyenangkan. Bila ditambah mood makan siang sedang rendah, masalah bisa berlipat ganda. Apalagi bila Anda tidak ingin timbangan Anda naik. Padahal, Anda butuh energi untuk menyelesaikan pekerjaan, namun belum-belum perut sudah terasa penuh. Padahal, Anda tetap perlu makan siang, bukan? Sebagai wanita aktif, Anda perlu 800 - 900 kalori untuk setiap makan siang (40% dari kebutuhan total 2.100 kalori setiap hari).

Anda bisa menikmati caesar salad sebagai makan siang Anda. Tak perlu khawatir caesar salad tidak dapat memenuhi kebutuhan kalori Anda. Dengan menambahkan sedikit saja bahan pangan lain, voila… caesar salad Andabisa menjadi energy boost!

Caesar Salad
Isi :
- Aneka jenis daun selada, biasanya lettuce dan romaine
- Smoke beef
- Keju parmesan
- Anchovie (atau teri medan)
- telur

Dressing:
Minyak zaitun, yoghurt sesuai selera, air perasan jeruk lemon, bawang putih, saus Inggris (sesuai selera), garam, merica.
Pelengkap: Crouton (roti panggang)

Tambahan sedap!
Pilihan:
-    Kentang goreng/mashed potato 100 g (+ 500 kalori)
-    Manisan plum 50 g (410 kalori)
-    Avokad 250 g - 480 kalori

Kalori per porsi:
Sebelum: 318
Sesudah ditambah: + 800 (f)

Nutrisi Dalam Kerang

11/17/2011

Nutrisi Dalam Kerang
Selain lezat, kerang juga kaya akan nutrisi.
  • Asam lemak tidak jenuh (omega-3) yang penting untuk perkembangan jaringan otak anak. Kandungan asam lemak tidak jenuh ini juga akan membantu memecah ’kolesterol jahat’ di dalam pembuluh darah. Kondisi ini secara otomatis memperlancar aliran darah ke jantung dan otak, sehingga dapat mencegah terjadinya penyakit jantung dan stroke.
  • Tiga puluh tiga persen vitamin B12 dari kebutuhan harian, ada dalam kerang. Dengan mengonsumsi vitamin B12 akan mencegah terjadinya mutasi sel, sehingga usus akan terlindungi dari risiko kanker.
  • Vitamin A untuk menjaga kesehatan kulit dan mata.
  • Fosfor untuk pembentukan tulang dan gigi pada anak, serta membantu tubuh memaksimalkan fungsi vitamin.
  • Protein yang lebih tinggi daripada daging merah, namun dengan kalori lebih rendah sehingga sesuai untuk tubuh.
  • Potasium untuk membantu menjaga tekanan darah, dan mengatur fungsi jantung serta metabolisme tubuh.
  • Kalsium. Dengan bertambahnya jumlah kalsium yang masuk ke dalam tubuh, maka dapat membantu mencegah osteoporosis (pengeroposan tulang).
Berlianti Savitri