Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 Januari 2012

5 Mitos Menyesatkan Soal Makanan

1. GULA MENYEBABKAN DIABETES

http://rumahgula.site90.com/gulapasir.jpg
Jika Anda penderita diabetes, Anda perlu memperhatikan asupan gula dan karbohidrat untuk menjaga kadar gula darah. Bila bukan diabetesi, asupan gula tak menyebabkan diabetes. Yang benar, makanan tinggi kalori, termasuk banyak minum dan makan manis, kegemukan, dan tak pernah olahraga adalah faktor risiko utama penyebab penyakit diabetes tipe 2.

2. SEMUA LEMAK BURUK

http://organikganesha.files.wordpress.com/2009/09/omega3.jpg?w=477
Kita semua butuh lemak karena lemak membantu penyerapan vitamin A, D, E, K, transmisi saraf, dan menjaga integritas membran sel. Namun, ketika dikonsumsi berlebihan, lemak menyebabkan peningkatan berat badan, penyakit jantung, dan kanker. Tentu tidak semua lemak buruk. Pilihlah lemak baik yang disebut lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda dalam pola makan sehari-hari. Lemak tak jenuh ini terdapat pada ikan dan kacang-kacangan.

3. TURUNKAN KOLESTEROL DENGAN PANTANG SEAFOOD

http://www.jenzcorner.com/gallery/sb.jpg
Kuncinya adalah konsumsi dalam jumlah wajar karena seafood memang mengandung kolesterol. Kadar kolesterol dalam tubuh sebagian besar dipengaruhi oleh lemak jenuh dantrans fatty acid. Keduanya ini terdapat dalam daging merah dan makanan kemasan olahan.Trans fatty acidsnack kemasan, gorengan, atau margarin yang berisi minyak hydrogenated. terdapat di

4. HINDARI KARBOHIDRAT AGAR BERAT BADAN CEPAT TURUN

http://inidanitu.com/files/2009/06/22_carboholic.jpg
Pesan utama diet rendah karbohidrat adalah karbohidrat mempercepat produksi insulin yang ujung-ujungnya akan menambah berat badan. Namun, membatasi asupannya secara berlebihan bisa membuat tubuh kekurangan karbohidrat untuk kegiatan harian. Akibatnya, tubuh akan membakar cadangan karbohidrat untuk energi, dengan melepaskan air. Itulah sebabnya Anda kehilangan banyak air ketika diet rendah karbohidrat.

5. TIDAK MAKAN MALAM MEMBANTU MENURUNKAN BERAT BADAN

Banyak orang berpikir, makan lebih sedikit berarti mempercepat penurunan berat badan. Mereka tidak tahu, ketika tak makan, tubuh berpikir kita sedang kelaparan dan karenanya memperlambat proses metabolisme. Kita pun cenderung makan banyak sesudah melewati waktu makan. Karena itu, jangan lewatkan waktu makan. Cara yang sehat adalah makan sering tetapi dalam porsi kecil agar gula darah terus seimbang.
sumber: http://jenstea.wordpress.com/2010/01/29/5-mitos-menyesatkan-soal-makanan/

Sabtu, 07 Januari 2012

6 penyakit seksual yang ditularkan pria

http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2009/05/11/1549217p.jpg
Waspadai sejumlah penyakit menular seksual (PMS) yang tidak diinginkan pria. Celakanya, penyakit itu bisa ditularkan kepada wanita. Bagaimana mengenalinya?

Pernah mendengar kasus istri keputihan tak kunjung sembuh? Bau pula! Sudah diobati, tetapi kambuh terus. Ketika dokter meminta suaminya ikut diperiksa, baru ketahuan sumber keputihan berbau itu si lelaki. Dia membawa penyakit seksual itu ke rumah setelah mendapatkannya entah dari perempuan (atau lelaki) mana, lalu “membagikannya” kepada sang istri saat berhubungan intim.

Berikut ini enam jenis PMS yang menurut WebMD tak diinginkan pria. Tentunya juga tidak diinginkan wanita karena bau, sakit, dan bisa menimbulkan kemandulan.

1. HIV/AIDS 
Penambahan angka penderita HIV/AIDS sebenarnya bisa dicegah. 
Infeksi awal HIV/AIDS tidak memiliki gejala sehingga banyak orang tidak tahu sudah terinfeksi virus tersebut. Itu sebabnya HIV menjadi penting. Jika Anda aktif secara seksual dengan lebih dari satu pasangan atau ada alasan Anda kemungkinan terpapar HIV pada masa lalu, sebaiknya lakukan skrining. 

2. Gonorea 
Merupakan jenis PMS yang tidak mudah hilang. Pada pria, gejala GO termasuk nanah pada saluran kemih dengan rasa panas saat berkemih. Gonorea yang tidak diobati atau ditangani dengan baik bisa menyebabkan epididimitis, yaitu kondisi menyakitkan pada buah pelir dan bisa menyebabkan kemandulan.
Pada perempuan, GO merupakan penyebab utama penyakit radang panggul dan seperti klamidia, bisa menimbulkan infertilitas. GO membuat seseorang 3-5 kali kemungkinannya mengalami HIV.

3. Klamidia 
Meskipun tidak menunjukkan gejala, klamidia dapat menimbulkan peradangan testikel, prostat, maupun uretra. Konsekuensi bagi wanita lebih serius lagi. Infeksi yang tidak ditangani menjadi penyebab utama penyakit radang panggul, kehamilan ektopik, dan beberapa kejadian infertilitas. 

Meski hampir satu juta kasus klamidia di AS didiagnosis tahun 2005, para ahli memperkirakan bahwa sebenarnya terdapat 2,8 juta kasus baru setiap tahunnya. Artinya, dua dari tiga orang yang terinfeksi klamidia tidak tahu mereka memilikinya dan bisa menularkan kepada orang lain. 

Penelitian menunjukkan, 1 dari 8 perempuan yang ditangani untuk masalah klamidia mengalami infeksi kembali dalam waktu setahun. 

4. Virus Herpes Simpleks (HSV-2) 
HSV-2 diduga yang menyebabkan sakit herpes genital mulai menurun (hanya saja kondisi ini di Indonesia tidak diketahui). Di AS, dari tes darah terhadap orang dewasa usia 48 tahun dan lebih muda, virus itu berkurang secara dramatis 19 persen dalam 10 tahun terakhir. 

5. Human Papillomavirus (HPV) 
Virus itu diketahui sebagai penyebab kanker leher rahim (serviks). HPV juga menyebabkan kutil genital dan meningkatkan risiko kanker pada penis dan anus pada pria. Jutaan pria membawa virus tersebut dan berisiko menularkan kepada pasangan seksualnya. 

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), lebih dari 6 juta orang AS terinfeksi HPV setiap tahun. Dalam survei, 48 persen pria yang datang ke klinik, hasil tes HPV-nya positif. Angka itu sekitar 8 persen dari populasi pria secara umum. 

Vaksin baru terbukti efektif mencegah infeksi HPV. Pada tahun 2006, CDC merekomendasikan agar vaksin secara rutin diberikan kepada perempuan saat usia 11-12 tahun. 

Komite praktisi imunisasi (ACIP) merekomendasikan vaksinasi bagi perempuan mulai usia 9 tahun. Rekomendasi itu menimbulkan kontroversi, tetapi bisa menyelamatkan hidup. Terlebih karena HPV merupakan penyebab utama kanker serviks pada perempuan. 

6. Sifilis 
Untunglah, obat efektif untuk mengatasi sifilis telah ditemukan. Pencegahan penyakit itu belum terbukti mudah. “Tingkat sifilis telah bertambah selama lima tahun berurutan,” ujar Jennifer Ruth, juru bicara CDC. 

Tahun 2004-2005 saja tingkat sifilis nasional meningkat lebih dari 11 persen. Di antara pria, risikonya melonjak 70 persen dalam lima tahun terakhir. Sifilis yang tidak ditangani dengan baik bisa merusak otak, sistem kardiovaskular, dan organ dalam tubuh. Lebih dari itu, memiliki sifilis berarti meningkatkan bahaya terinfeksi HIV/AIDS setidaknya 2-5 kali lipat.

sumber: http://kesehatan.kompas.com/read/2010/02/03/08382272/6.Penyakit.Seksual.yang.Ditularkan.Pria

Selasa, 03 Januari 2012

Posisi Sehat Di Depan Komputer

Ketika kita menggunakan komputer dan kadang-kadang kita merasakan rasa lelah, nyeri khususnya dibagian tangan, atau mata terasa penat, Hal tersebut bisa disebaban karena kita salah didalam mengatur posisi anggota tubuh kita. Kita harus mengatur posisi sehat di depan komputer, seperti pada tulisan sebelumnya mengenai lelah ketika mengetik di depan komputer yang ‘diadopsi’ dari posisi ketika bermain piano.

Mungkin ada baiknya kita mulai sekarang mengatur letak komputer atau posisi tubuh kita ketika menggunakan komputer, apalagi jika kita rutin menggunakannya dan cukup lama penggunaannya. Bagaimana sich posisi sehat tersebut? Berikut ini beberapa kiat yang bisa kita terapkan;
Posisi Tubuh

Badan pada posisi tegak didepan komputer dan jarak pandang antara mata dan monitor sekitar 45-70cm.

Letak posisi Komputer

Bagi pengguna komputer desktop, sesuaikan posisi keyboard, monitor, dan mouse agar kita bisa mendapatkan posisi yang cocok untuk tubuh kita (seperti pada no 1).

Penggunaan Mouse

Ketika menggunakan mouse usahakan agar pergelangan tangan berada pada posisi tidak menggantung atau lebih rendah dari mouse. Usahakan agar posisinya sejajar antara pergelangan tangan dan mouse. Posisi jari tangan usahakan agar selalu lurus ketika ‘idle’.

Penggunaan Keyboard

Seperti pada penggunaan mouse, ketika menggunakan keyboard usahakan agar selalu sejajar seperti terlihat pada gambar.

sumber: http://juandry.blogspot.com/2010/01/posisi-sehat-di-depan.html

Minggu, 01 Januari 2012

Produk Wewangian Bisa Sebabkan Kanker?

Berbagai bahan produk rumah tangga seperti penyegar udara, sabun wangi, pembersih tangan, deterjen, dan bahan-bahan pembersih memancarkan aroma harum atau wewangian. Sayangnya, beberapa bahan pewangi tersebut sebenarnya diklasifikasikan sebagai bahan beracun atau berbahaya dan beberapa bahan dibatasi pemakaiannya agar dapat dianggap aman.


http://static.inilah.com/data/berita/foto/1522832.jpg

"Produk ini dapat menyebabkan berbagai efek yang merugikan kesehatan seperti sakit kepala, kesulitan bernapas, serangan asma, ruam, dan bahkan hilangnya kesadaran. Saya ingin mengetahui bahan apa yang bisa menyebabkan efek ini," kata Dr. Anne Steinemann dari University of Washington.

http://easy.blogdetik.com/files/2008/10/sabun.png

Untuk menghasilkan bau harum, produk-produk ini ditambahkan bahan kimia yang disebut volatile organic compounds (VOC) atau bahan organik yang mudah menguap. Bersama rekan-rekannya, Dr. Steinemann menganalisis 25 produk beraroma seperti; penyegar udara, pewangi binatu, pembersih, dan produk perawatan pribadi. Mereka menemukan bahwa 25 produk tersebut semuanya memancarkan total 133 bahan kimia (VOC) yang berbeda dengan rata-rata 17 VOC untuk setiap produk.

http://sarikartika99.files.wordpress.com/2010/05/detergent.jpg

Dari 133 bahan kimia tersebut, 24 di antaranya diklasifikasikan sebagai bahan beracun atau berbahaya berdasarkan undang-undang federal AS, dan setiap produk mengeluarkan satu hingga delapan dari senyawa ini.

http://us.images.detik.com/content/2011/12/30/763/spray-ts-luar.jpg

Sekitar setengah produk yang diteliti mengklaim dirinya sebagai produk yang "hijau" dengan embel-embel "organik", "alami", atau "minyak esensial" namun sebenarnya juga merupakan senyawa beracun dan berbahaya yang banyak digunakan produk lain pada umumnya.

"Kami juga menemukan beberapa hasil mengejutkan lainnya. Hampir setengah dari produk beraroma memancarkan satu atau lebih karsinogen polutan udara berbahaya," imbuh Dr. Steinemann seperti dilansir TheStar.com, Jumat (30/12/2011).

http://www.alpokat.com/wp-content/uploads/2011/08/semprot.jpg

Karsinogen atau pemicu kanker yang dimaskud adalah 1,4-dioksan, asetaldehida, formaldehida, dan metilen klorida yang tidak memiliki tingkat paparan yang aman menurut Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat atau Environmental Protection Agency.

Bahkan jikalaupun produk tersebut tidak mengandung bahan kimia berbahaya, bahan-bahan dalam produk dapat menghasilkannya. Misalnya, bahan kimia yang paling umum dihasilkan adalah limonen yang bereaksi dengan ozon di udara sekitarnya dan menciptakan polutan yang berpotensi bahaya seperti formalin, asetaldehida, dan ultrafine particles5.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjp2r0Sjnr2QvLAS2eCQqY7EdBXvmyOWnnqOC4uabt3lcj0lV-l0nLfsCgSWoYyUOzq5p1-ZTj3qUF7g84_gvU43le_tC8NLEBlJeTnYL3nYyLK8XyC-Jvi6ZKCgVLezNtQv3EeoBOcTms/s320/PENGHARUM+RUANGAN.jpg

Oleh karena itu, Dr. Steinemann menghimbau agar konsumen beralih ke produk dengan bahan dasar seperti baking soda, cuka, dan menggunakan produk tanpa pewangi. Untuk meningkatkan kualitas udara dalam ruangan, akan lebih baik jika membuka jendela atau menyalakan kipas angin daripada menggunakan penyegar udara atau pengharum yang tidak membersihkan udara, tetapi hanya menutupi masalah dan memperburuk kualitas udara.

Seorang toksikologi, Dr. Tod Bania, mengatakan bahwa ia pernah mendapat pasien yang melaporkan gejala penyakit dari produk beraroma. Namun ia mengatakan agar tidak perlu panik karena karsinogen dalam produk pengharum tersebut relatif rendah. Meskipun demikian, paparan produk ini untuk jangka panjang bisa membahayakan, terutama jika memiliki penyakit paru-paru dan asma.

Hubungan antara produk-produk wewangian dengan risiko kanker memang sudah sering diteliti dan terbukti keduanya saling berhubungan. Seperti diberitakan detikHealth sebelumnya, 20 persen perempuan yang rutin memakai pengharum ruangan cenderung lebih rentan kanker payudara.


http://tips.become.com/assets/images/perfume-tips/1.1%20Lifespan%20of%20Perfume.jpg







sumber :http://www.detikhealth.com/read/2011/12/30/151504/1803251/763/produk-wewangian-bisa-sebabkan-kanker

Kekurangan Vitamin B12 Bikin Susah Tidur

Berbagai hal baik secara fisik atau psikologis bisa membuat orang tidak bisa tidur atau memiliki waktu tidur yang tidak nyenyak, salah satunya akibat kekurangan vitamin B12.


http://healthcentrics.net/wp-content/uploads/2011/05/Vitamin-B12.jpg

National Institutes of Health Office of Dietary Supplements, AS melaporkan sekitar 10 persen orang Amerika yang mengalami defisiensi (kekurangan) vitamin B12 diketahui memiliki insomnia kronis atau sulit tidur.

Meski kadar vitamin B12 yang rendah tidak memicu masalah tidur secara langsung, tapi kondisi ini menyebabkan gejala lain yang bisa mengganggu tidur seperti kelelahan, kesemutan di tangan dan kaki, sembelit serta depresi.

Depresi diketahui bisa menyebabkan masalah tidur, jika gejalanya makin memburuk maka akan memicu terjadinya insomnia kronis. Sedangkan gejala kekurangan vitamin B12 yang lain bisa membuat seseorang tidur tidak nyenyak, seperti dikutip dari Livestrong, Jumat (30/12/2011).

Tubuh membutuhkan vitamin B12 agar pembentukan sel darah merah normal, otak berfungsi secara optimal serta proses sintesis DNA. Untuk orang dewasa disarankan mengonsumsi vitamin B12 sebanyak 2,4 mcg setiap harinya.

Jika sulit tidur disebabkan oleh kekurangan vitamin B12, maka cara paling mudah untuk mengurangi gejala yang muncul adalah mengonsumsi sumber makanan seperti daging, ikan, produk susu, telur dan sereal.

http://www.prostate.net/wp-content/uploads/2011/01/vitamin-b12.jpg

Vitamin B12 paling banyak ditemukan pada makanan hewani, karenanya orang yang mengonsumsi vegetarian secara ketat atau raw food berisiko mengalami defisiensi vitamin B12. Faktor risiko lainnya adalah pernah menjalani operasi gastrointestinal atau memiliki pernicious anemia.

Selain kekurangan vitamin B12, beberapa hal juga bisa berkontribusi terhadap gangguan tidur seperti stres emosional, penyakit tertentu, makan berlebihan sebelum tidur, cedera atau mengonsumsi alkohol dan kafein.

http://content.costco.ca/Images/Content/Product/135107c_en.jpg





sumber :http://www.detikhealth.com/read/2011/12/30/182858/1803505/766/kekurangan-vitamin-b12-bikin-susah-tidur

Kanker Usus dan Payudara Bisa Dicegah dengan Jalan Kaki

Tak perlu melakukan olahraga yang berat apalagi mahal, risiko kanker bisa dicegah hanya dengan aktivitas fisik sederhana misalnya jalan kaki. Meski sepele, aktivitas ini mampu mengurangi risiko kanker terutama di usus dan payudara.

http://dianeaninditya.files.wordpress.com/2011/08/61249_298x232-quick_foot_fix-298x232_quick_foot_fix.jpg

Beberapa penelitian telah membuktikan, kegiatan yang bersifat aerobik sangat membantu mencegah kanker terutama bagi yang memang memiliki faktor risiko. Salah satu aktivitas yang bersifat aerobik yang paling mudah dilakukan adalah berjalan kaki.

"Anda tidak harus menjadi seorang pelari marathon. Tapi memang, makin banyak Anda olahraga maka makin banyak manfaat yang bisa didapatkan," kata Dr Jeffrey Meyerhardt, pakar kanker dari Dana-Farber Cancer Institute seperti dikutip dari UPI, Jumat (30/12/2011).

http://www.dogbreedinfo.com/images20/DogWalking2.jpg

Dr Meyerhardt yang merupkana seorang spesialis kanker saluran pencernaan mengatakan, jalan kaki adalah olahraga yang paling mudah karena bisa dilakukan sambil berangkat kerja. Caranya cukup dengan melangkah lebih cepat dari biasanya, maka manfaatnya sudah akan bertambah.

Jika masih punya waktu dan energi ekstra, olahraganya bisa ditingkatkan menjadi lebih serius sehingga manfaatnya makin banyak. Misalnya dengan berlari di atas treadmill atau bersepeda berkeliling kota maupun menggunakan stationary bike sambil menonton televisi.

http://www.routeturkey.com/uploads/walk1.jpg

Sementara itu, ahli nutrisi dari Dana-Farber, Stephanie Meyers menambahkan bahwa risiko kanker juga bisa dicegah dengan mengurangi konsumsi gula olahan. Menggantinya dengan karbohidrat kompleks dan memperbanyak buah atau sayuran yang mengandung serat akan sangat membantu mencegah kanker.

"Mengurangi gula, daging merah dan makanan berkalori tinggi, serta memperbanyak buah berwarna-warni dan sayuran yang kaya antioksidan adalah cara paling sederhana untuk menjaga berat badan menjauhi risiko kanker di saluran pencernaan," kata Meyers.



http://www.infobarrel.com/media/image/58239.jpg




sumber :http://www.detikhealth.com/read/2011/12/30/161441/1803373/766/kanker-usus-dan-payudara-bisa-dicegah-dengan-jalan-kaki

Kamis, 22 Desember 2011

Beberapa Penyakit Dengan Biaya Pengobatan Termahal

Tiap tahunnya biaya pengobatan hampir semua penyakit semakin meningkat. Tapi diantara semua jenis penyakit itu ada yang biayanya amat mahal. Hindari 10 penyakit ini jika tidak ingin jatuh miskin.

1. Penyakit mental

Peningkatan biaya per tahun 6 persen. Total ongkos penanganan penyakit ini di Amerika telah mencapai US$ 142,2 miliar.
Penyakit mental diantaranya yaitu Alzheimer, Parkinson, Schizoprenia, depresi dan lainnya. Perkembangan obat terkini dan proses penyembuhan yang lama membuat penyakit ini menjadi penyakit dengan biaya pengobatan termahal diantara semua penyakit yang ada.

2. Penyakit jantung

Peningkatan biaya per tahun 5 persen. Total ongkos penanganan penyakit ini di Amerika telah mencapai US$ 123,1 miliar.
Penyakit jantung masih menjadi penyakit pembunuh nomor 1 di dunia. Hal ini disebabkan semakin banyak orang yang merokok dan meningkatnya pola hidup tidak sehat seperti makanan berkolesterol tinggi dan jarangnya olahraga.

3. Trauma

Peningkatan biaya per tahun 6 persen. Total ongkos penanganan penyakit ini di Amerika telah mencapai US$ 100,2 miliar.
Biaya pengobatan orang yang terkena trauma terus meningkat karena tiap kasus berbeda-beda cara pengobatannya. Selain itu alat-alat untuk mendiagnosis penyakit ini seperti Computed tomography scans cukup mahal harganya. 

4. Kanker 

Peningkatan biaya per tahun 7 persen. Total ongkos penanganan penyakit ini di Amerika telah mencapai US$ 99,4 miliar.
Kanker dengan biaya pengobatan termahal adalah kanker usus besar, kanker payudara, kanker paru-paru dan kanker prostat. Kunci dari menghindari penyakit ini adalah dengan menghindari merokok dan menjaga asupan makanan yang sehat. 

5. Penyakit paru-paru

Peningkatan biaya per tahun 6 persen. Total ongkos penanganan penyakit ini di Amerika telah mencapai US$ 64,6 miliar.
Yang termasuk penyakit paru-paru diantaranya asma, emphysema (pembengkakan atau radang paru-paru) dan penyakit Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) lainnya. 

6. Hipertensi (tekanan darah tinggi)

Peningkatan biaya per tahun 9 persen. Total ongkos penanganan penyakit ini di Amerika telah mencapai US$ 50,2 miliar.
Penyakit ini membutuhkan biaya yang cukup besar karena banyak dokter yang memberi obat dalam jumlah yang tak tanggung-tanggung pada pasiennya. Kualitas obat juga menentukan harganya. Jika saja obat hipertensi dibuat generiknya mungkin biaya penyakit ini bisa ditekan. 

7. Osteoarthritis (radang sendi/rematik)

Peningkatan biaya per tahun 8 persen. Total ongkos penanganan penyakit ini di Amerika telah mencapai US$ 48 miliar.
Obesitas dan ukuran pinggang yang membesar adalah faktor yang memperbesar risiko penyakit ini. Obat-obatan mahal seperti Vioxx dan Celebrex yang muncul pada awal tahun 2000 menambah mahal biaya penyembuhan penyakit radang sendi ini. Pada tahun 2004, Vioxx ditarik dari pasaran karena memicu risiko serangan jantung. 

8. Sakit punggung

Peningkatan biaya per tahun 9 persen. Total ongkos penanganan penyakit ini di Amerika telah mencapai US$ 40,1 miliar.
Pengeluaran untuk penyakit ini banyak dihabiskan untuk operasi. Ada juga obat-obatan mahal yang bersifat narcotic (membius) untuk mengatasi penyakit ini. Namun sebuah studi yang dimuat dalam Journal of the American Medical Association mengatakan bahwa semua pengobatan mahal itu tidak membuat seseorang lebih baik. 

9. Penyakit ginjal

Peningkatan biaya per tahun 13 persen. Total ongkos penanganan penyakit ini di Amerika telah mencapai US$ 35,9 miliar.
Penemuan teknik dialisis untuk penderita penyakit ginjal membuat penanganan penyakit ini mahal. Teknik dialisis adalah teknologi pertama yang sangat mahal dalam menangani penyakit ginjal.

10. Diabetes

Peningkatan biaya per tahun 8 persen. Total ongkos penanganan penyakit ini di Amerika telah mencapai US$ 35,8 triliun.
Hampir 24 juta orang Amerika terkena diabetes dan pemicunya tertingginya adalah obesitas. Penyakit diabetes bisa memicu penyakit-penyakit lainnya seperti jantung dan kanker. Namun karena penyakit-penyakit itu sudah berbeda lagi pengobatannya, maka penyakit diabetes sendiri tidak memakan biaya yang lebih tinggi dari penyakit jantung atau kanker.

sumber: kaskus.us

Senin, 19 Desember 2011

Mengapa Perokok Pasif Lebih Berbahaya Dari Perokok Aktif

Berita Aneh - Menghirup asap rokok orang lain lebih berbahaya dibandingkan menghisap rokok sendiri. Bahkan bahaya yang harus ditanggung perokok pasif tiga kali lipat dari bahaya perokok aktif.



Setyo Budiantoro dari Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) mengatakan, sebanyak 25 persen zat berbahaya yang terkandung dalam rokok masuk ke tubuh perokok, sedangkan 75 persennya beredar di udara bebas yang berisiko masuk ke tubuh orang di sekelilingnya.

Konsentrasi zat berbahaya di dalam tubuh perokok pasif lebih besar karena racun yang terhisap melalui asap rokok perokok aktif tidak terfilter. Sedangkan racun rokok dalam tubuh perokok aktif terfilter melalui ujung rokok yang dihisap. "Namun konsentrasi racun perokok aktif bisa meningkat jika perokok aktif kembali menghirup asap rokok yang ia hembuskan."

Racun rokok terbesar dihasilkan oleh asap yang mengepul dari ujung rokok yang sedang tak dihisap. Sebab asap yang dihasilkan berasal dari pembakaran tembakau yang tidak sempurna.


Berikut sejumlah zat berbahaya yang terkandung di sebuah batang rokok:

Tar

- Dalam tubuh manusia, tar memicu terjadinya iritasi paru-paru dan kanker.

- Dalam tubuh perokok pasif, tar akan terkonsentrasi tiga kali lipat dibandingkan dalam tubuh perokok aktif.

Nikotin

- Dalam tubuh manusia menimbulkan efek adiksi atau candu yang memicu peningkatan konsumsi.

- Dalam tubuh perokok pasif, nikotin akan terkonsentrasi tiga kali lipat dibandingkan dalam tubuh perokok aktif.

Karbon Monoksida

- Merupakan gas berbahaya yang dapat menurunkan kadar oksigen dalam tubuh. Pengikatan oksigen oleh karbon monoksida inilah yang kemudian memicu terjadinya penyakit jantung.

- Dalam tubuh perokok pasif, gas berbahaya ini akan terkonsentrasi tiga kali lipat dibandingkan dalam tubuh perokok aktif.

Bahan kimia berbahaya
zat kimia pada rokok:

- Berupa gas dan zat berbahaya yang jumlahnya mencapai ribuan. Di tubuh manusia, bahan kimia berbahaya ini meningkatkan risiko penyakit kanker.

- Dalam tubuh perokok pasif, bahan kimia berbahaya ini akan terkonsentrasi 50 kali lipat dibandingkan dalam tubuh perokok aktif.

Mengutip hasil kajian WHO, Budi mengatakan, lingkungan bebas asap rokok merupakan satu-satunya strategi efektif untuk memberikan perlindungan bagi perokok pasif.

Penyediaan smoking area juga tak sepenuhnya melindungi para perokok pasif dari bahaya rokok. "Penyediaan smoking area di dalam gedung sama halnya dengan kencing di sudut kolam renang, akan menyatu juga," ujarnya. "Asap tetap akan menembus ventilasi."

Data Global Youth Survey tahun 1999-2006, sebanyak 81 persen anak usia 13-15 tahun di Indonesia terpapar asap rokok di tempat umum atau menjadi perokok pasif. "Padahal rata-rata persentase dunia hanya 56 persen," ujarnya.

Survei tersebut juga menunjukkan, lebih dari 150 juta penduduk Indonesia menjadi perokok pasif di rumah, di perkantoran, di tempat umum, di kendaraan umum.

Sedangkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional 2004 menunjukkan, lebih dari 87 persen perokok aktif merokok di dalam rumah ketika sedang bersama anggota keluarganya. Survei ini juga menemukan 71 persen rumah tangga memiliki pengeluaran untuk merokok.

Minggu, 18 Desember 2011

Ketahui Tiga Hal Penting Soal P3K

detail berita
ADA kalanya pertolongan pertama dibutuhkan ketika musibah datang di waktu tak terduga. Mengetahui langkah-langkah tepat yang dapat diberikan sebelum tim medis datang menjadi solusinya.

Pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) menjadi kebutuhan wajib ketika kecelakaan menghampiri. Jika belum ada petugas medis, pertolongan tersebut menjadi antisipasi yang dapat dilakukan untuk menyelamatkan sang korban.

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan dalam pertolongan darurat tersebut. Anda dapat mengantisipasinya tergantung juga pada tingkat keparahan. Pertolongan pertama yang paling sederhana adalah memberikan plester atau perban perekat pada lutut yang tergores atau menggunakan defibrillator eksternal otomatis pada seseorang yang hatinya telah terhenti.

Bila Anda terbiasa memberikan pertolongan pertama, meski sifatnya dasar sekalipun, Anda akan terbiasa membantu diri Anda sendiri serta orang di sekeliling Anda yang membutuhkan bantuan darurat. Dengan modal tersebut, Anda pun terbiasa untuk mengambil langkah-langkah yang tepat. Berikut ini, tiga hal utama yang dapat dilakukan saat melakukan P3K, sebagaimana dilansir Times of India.

Sebagai langkah awal, pastikan orang yang Anda bantu dapat bernapas dengan baik atau tidak merasa “pengap”; Kedua, pastikan orang yang Anda tolong tersebut tidak akan mati kehabisan darah. Dan ketiga, cek apakah orang tersebut masih memiliki detak jantung atau tidak.

Selain ketiga hal tersebut, pastikan tidak ada hal buruk lainnya yang dapat memperparah kondisi korban dan buatlah korban senyaman mungkin.


Bersikap siaga

Kemampuan memberikan pertolongan pertama sangat tergantung pada seberapa siap kita untuk melakukannya. Persiapan yang dimaksud melibatkan seberapa lengkap peralatan medis sederhana yang kita miliki seperti perban, kain kasa, kain pita, gunting, kompres es, kain perban elastis, salep antibiotik dan tisu antiseptik. Sebuah buku tentang pertolongan pertama dasar juga membantu.

Ada baiknya juga, Anda telah mempersiapkan alat-alat medis sederhana di kotak pertolongan pertama dan simpan di kendaran Anda. Sehingga Anda siap disaat-saat darurat ketika dalam perjalanan.


Bersikap tenang

Pastikan Anda bersikap tenang ketika memberikan pertolongan pertama baik untuk orang lain ataupun untuk diri sendiri. Ambil napas dalam-dalam dan ingatkan diri Anda apa tujuan Anda serta fokus pada langkah yang dijalankan.

Jika Anda panik, keadaan justru bakal memburuk. Tak hanya itu, Anda pun akan kehilangan kemampuan Anda untuk berpikir rasional dan bertindak efektif. Orang yang membutuhkan bantuan pertolongan pertama dari Anda akan sangat tergantung dari bagaimana Anda membantunya.


Ikut pelatihan

Mengikuti serangkaian kursus pelatihan pertolongan pertama adalah pilihan yang baik untuk membantu mempersiapkan situasi medis yang mungkin timbul di rumah, di tempat kerja atau sekolah. Ada banyak lembaga swasta, instansi pemerintah daerah dan rumah sakit yang menawarkan kelas pelatihan. Bahkan kini juga telah ada kursus pelatihan secara online. (ind)
(tty)

8 Tanda Diabetes yang Jarang Disadari

Indikator diabetes atau kencing manis biasanya terlihat dari gejala yang berhubungan dengan kadar gula darah seperti banyak kencing, banyak minum dan banyak makan. Tapi ada lagi beberapa indikator diabetes yang cukup mengejutkan.


http://www.meleset.com
Banyak orang yang terkadang tidak menyadari bahwa dirinya mengalami penyakit kencing manis atau diabetes mellitus, karena memang gejala diabetes terkadang tidak disadari.

Dilansir USNews, Senin (25/10/2010), berikut 8 indikator diabetes yang tidak disadari dan mengejutkan:

1. Ukuran payudara yang besar
Menurut penelitian yang telah diterbitkan pada Canadian Medical Association Journal, perempuan dengan ukuran bra D atau lebih pada usia 20 tahun, 5 kali lebih mungkin mengembangkan diabetes tipe 2 (karena gaya hidup). Hal ini karena ukuran payudara adalah faktor yang signifikan dari indeks massa tubuh (BMI).

2. Warna alis
Bila sebagian rambut di tubuh Anda sudah mulai beruban tetapi warna alis tetap gelap, maka Anda harus segera memeriksa kadar glukosa darah. Hal ini karena diabetes dapat menghambat proses rambut alis yang mulai memutih.

3. Bulan kelahiran
Penelitian baru yang telah dipublikasikan dalam American Diabetes Association, menunjukkan bahwa bulan kelahiran memainkan peran dalam perkembangan diabetes tipe 1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bayi yang lahir di musim semi lebih mungkin mengembangkan diabetes tipe 1. Penyebab pastinya belum diketahui, tetapi peneliti menduga hal ini karena diet ibu atau paparan radiasi matahari.

4. Gangguan pendengaran
Sebaiknya Anda jangan mengabaikan gangguan pada indera pendengaran, karena gangguan pendengaran sekarang telah dikaitkan dengan komplikasi diabetes. Orang dengan diabetes 2 kali lebih mungkin mengalami gangguan pendengaran.

5. Kaki pendek
Studi di Johns Hopkins University menemukan bahwa laki-laki dengan kaki pendek lebih cenderung mengembangkan diabetes tipe 2 dibandingkan laki-laki berkaki panjang. Ini tidak berarti bahwa tinggi berdampak pada risiko diabetes, tapi rasio panjang kaki. Temuan ini mengisyaratkan sesuatu yang lebih dalam antara risiko diabetes dan perkembangan janin.

6. Kerusakan gigi
Menurut Harvard Schools of Public Health and Dental Medicine, orang yang memiliki penyakit periodontal atau kehilangan gigi akan meningkatkan risiko untuk diabetes. Studi tersebut menemukan bahwa orang yang kehilangan gigi meningkatkan risiko diabetes untuk kedua jenis kelamin sebesar 14-29 persen, sedangkan penyakit periodontal dianggap sebagai komplikasi diabetes.

7. Rambut rontok
Penderita diabetes dengan aterosklerosis mungkin juga mengalami rambut rontok atau rambut menipis. Hal ini terjadi karena ada penebalan dinding pembuluh darah arteri yang sempit ke seluruh tubuh, termasuk kulit. Pembuluh darah sempit berarti oksigen kurang, yang menyebabkan gejala seperti kehilangan rambut dan kulit mengkilap dan menebal. Rambut rontok tidak hanya terbatas pada satu area tertentu dari tubuh.

8. Paparan pestisida
Berdasarkan Agricultural Health Study, petani yang sering terpapar pestisida dapat meningkatkan risiko diabetes, mengingat paparan jangka panjang pestisida dan herbisida telah ditemukan dapat meningkatkan risiko diabetes.